Ironi  

Diposting oleh Samsurijal di beranda

Jika esok aku bangun dalam keadaan gembel,

entah begaimana perasaanku.

Yang jelas aku tidak mungkin bunuh diri,

karena bila bunuh diri, aku termasuk orang-orang yang tidak beriman.

Dan bila aku tidak beriman aku akan masuk neraka!

Sehingga, jika esok aku bangun dalam keadaan gembel,

aku harus bangun diesok yang lain dalam keadaan mungkin tetap gembel.

Toh sebenarnya aku sudah mempersiapkan diri, karena aku tahu;

kemarin aku siswa yang gagal, sekarang aku mahasiswa yang gagal, esok mungkin aku gagal mencari pekerjaan.

Maka bisa saja esok aku bangun dalam keadaan gembel.

Ironi oleh Rizny

Kasidah dari Negeri Hijau Mimpi  

Diposting oleh Samsurijal di beranda


Sebuah pematang lurus ke senja
Ke kedalaman jiwa
Di mana matahari membiaskan impian-impian pelangi
Hingga ke cakrawala

Di situlah negeriku
Di mana para pejalan sunyi
Memetik mawar hari-hari yang menyimpan keharuman masadepan yang tak kunjung hilangLewat hutan tanda
Di mana orang datang orang pergi memanah harapan dan bintang
Pada sayap burung-burung yang mabuk cahaya
Sebab negeriku bangkit dari kehijauan yang tumbuh dari senyuman
Sampai ke matahari

Dan, telah kugelar negeriku
Sampai mimpi-mimpi pelangi
Hingga ladang-ladang batinku
Dan kutanam doa di situ
Dengan keringat dan airmata
Sebab negeriku hijaunya tumbuh dalam mimpi

Oleh puisi-ku.peperonity.com/

Klorofil sebagai Darah Hijau Manusia  

Diposting oleh Samsurijal di beranda


Jika kita amati lebih lanjut dalam tingkatan struktur kimiawi, akan kita jumpai keunikan dari klorofil. Ternyata struktur dari klorofil memiliki kesamaan struktur dengan hemoglobin. Perbedaannya hanyalah terletak pada atom pusat dari molekul. Atom pusat klorofil adalah magnesium (Mg) sedangkan atom pusat hemoglobin adalah besi (Fe). Jika hemoglobin diidentikan sebagai darah merah manusia, maka klorofil dapat diidentikan sebagai darah hijau manusia. Karena kemiripan struktur inilah, maka klorofil adalah satu-satunya molekul di dunia ini yang secara alamiah dapat diterima oleh tubuh dan menjadi nutrisi vital bagi tubuh manusia.



Dalam proses metabolisme, energi bagi manusia datang dari sel-sel darah merah yang membawa oksigen ke dalam sel-sel tubuh. Hemoglobin merupakan molekul dalam sel darah merah yang membawa oksigen. Adapun klorofil adalah pembentuk sel darah merah yang paling cepat di dalam tubuh manusia. Dengan mengkonsumsi klorofil, jumlah sel darah dapat meningkat sangat cepat sehingga pasokan energi dalam tubuh dapat terus menerus terjamin. Dalam bukunya, The Healing Power of Chlorophyll Bernard Jensen menegaskan berbagai hasil eksperimen dengan tikus, dimana darah tikus digantikan dengan klorofil, hasilnya klorofil tetap dapat menjaga kelangsungan hidup tikus-tikus tersebut. Tim O’Shea dalam bukunya The Sancity of Human Blood juga menegaskan bahwa klorofil merupakan satu-satunya molekul yang dapat diterima oleh tubuh karena kesamaannya dengan hemoglobin sehingga potensial dalam meningkatkan ketahanan tubuh manusia.

Fungsi Utama Klorofil
Penggunaan klorofil bagi tubuh manusia dapat membantu dalam hal (1) meningkatkan jumlah sel-sel darah, khususnya meningkatkan produksi hemoglobin dalam darah, (2) mengatasi anemia, (3) membersihkan jaringan tubuh, (4) membersihkan hati dan membantu fungsi hati, (5) meningkatkan daya tahan tubuh terhadap senyawa asing (virus, bakteri, parasit), (6) memperkuat sel, dan (7) melindungi DNA terhadap kerusakan. Yang terpenting dari molekul klorofil adalah aman terhadap tubuh.

Selain itu, klorofil juga berfungsi sebagai desinfektan dan antibiotik, bahkan sebelum adanya obat-obatan sintesis. Klorofil membersihkan jaringan-jaringan tubuh dan tempat pembuangan sisa limbah metabolisme dalam tubuh, sekaligus mengatasi parasit, bakteri, dan virus yang ada dalam tubuh manusia. Bahkan, klorofil dapat menghilangkan senyawa-senyawa kimia yang bersifat racun dalam tubuh. Ekor molekul klorofil yang bersifat hidrofobik dapat menggali ke dalam sel/jaringan dan mengangkat senyawa hidrokarbon dari dinding sel serta mengeluarkan senyawa beracun tersebut. Hidrokarbon yang dimaksud adalah pestisida, obat-obatan yang tertimbun dalam tubuh, pewarna makanan, bahkan bakteri, parasit, dan virus. Ann Wigmore dalam buku The Wheatgrass Book, 1985 menyatakan bahwa klorofil dapat melindungi kita dari senyawa-senyawa karsinogen, dimana makanan dan obat lainnya sudah tidak berfungsi lagi. Klorofil bertindak menguatkan sel-sel, melepaskan zat racun dari hati dan aliran darah dan secara kimiawi menetralisasi polutan-polutan.

Perkembangan Terbaru Aplikasi Klorofil
Mengingat serangan virus dengue yang menyebabkan gejala-gejala pendarahan dan menurunnya jumlah trombosit, pengobatan dengan klorofil selayaknya dilirik sebagai upaya alternatif bagi pengobatan demam berdarah. Dari sisi pencegahan, mengkonsumsi klorofil merupakan tindakan bijaksana dalam meningkatkan pertahanan tubuh sehingga memungkinkan kita melawan benda asing yang masuk ke dalam tubuh, tak terkecuali virus dengue. Sirkulasi darah yang bersih dan kaya akan sel darah merah merupakan mekanisme pertahanan tubuh alamiah yang paling andal. Sebenarnya alam telah menyediakan sumber-sumber klorofil yang dapat dikonsumsi. Caranya adalah dengan mengkonsumsi secara rutin sayuran hijau yang kaya klorofil setiap hari. Katuk merupakan tumbuhan lokal asli Indonesia yang kaya akan klorofil.

Meskipun secara alami, klorofil dapat langsung dicerna, tetapi riset terkini tentang klorofil, menyatakan bahwa klorofil murni yang terkena proses pengolahan (dimasak) akan rusak fungsi utamanya. Klorofil yang terolah tersebut akan sulit diserap oleh tubuh manusia, bahkan sebagian besar akan terbuang dalam sistem pembuangan. Sehingga disini sangat dianjurkan bagi penderita untuk mengkonsumsi sayur-sayuran segar tanpa diolah. Tetapi untuk penderita yang benar-benar butuh klorofil, dengan memanfaatkan teknologi tinggi, pengekstrakan klorofil dapat dilakukan sebelum terjadi penurunan mutu dan fungsi utamanya. Yaitu dengan menambahkan atom magnesium di dalam molekul bersama atom tembaga dan atom-atom natrium, sehingga molekul klorofil bisa larut dalam air dan menjadi stabil. Penambahan atom-atom baru tersebut menghasilkan struktur kimia baru yang disebut Chlorophyllin.Chlorophyllin ini telah diperdagangkan dengan berbagai merk dagang baik dalam bentuk tablet, kapsul, maupun cairan.

Selain berpotensi sebagai obat demam berdarah, klorofil juga berpotensi sebagai photosensitizer (obat pemicu yang aktif oleh rangsangan cahaya) untuk terapi tumor dan kanker. Obat seperti ini bukan barang baru, karena telah diterapkan dalam terapi fotodinamika (photodynamic therapy). Di Jepang, Jerman, dan Amerika Serikat, tehnik ini sudah dipakai untuk menanggani kanker seperti kanker otak, paru-paru, dan mulut. Terapi fotodinamika menjadi alternatif yang lebih aman ketimbang terapi gelombang radio dan kemoterapi, yang sering disertai efek samping seperti kerontokan rambut dan rusaknya kulit. Tak seperti kemoterapi yang butuh selang waktu antar pemberian, terapi fotodinamika dapat dilakukan lebih sering dalam kurun waktu tertentu.

Pemanfaatan teknologi fotodinamika (TFD) ini pada dasarnya didasarkan asumsi bahwa photosensitizer (klorofil) akan dapat membunuh sel-sel kanker ketika senyawa tersebut diekspos dengan cahaya tampak pada panjang gelombang tertentu (630-800 nm) dan dengan intensitas tertentu. Dalam pengaplikasiannya, klorofil diinjeksikan ke tubuh, yang kemudian diserap secara otomatis oleh seluruh sel. Klorofil yang berperan sebagai photosensitizer akan terakumulasi dalam sel kanker dan tinggal lebih lama dalam sel tersebut jika dibandingkan dengan keberadaannya di dalam sel normal. Untuk mendeteksi keberadaan klorofil dalam sel kanker, pasien yang telah diberi obat dipindai. Bagian yang terdapat klorofil akan berpendar terang.

Mekanisme kerja klorofil sebagai sensitizer adalah dengan menjadi pemicu spesies oksigen menjadi singlet oksigen yang sangat reaktif yang akan membunuh sel kanker. Prosesnya adalah ketika photosensitizer mengabsorbsi cahaya, maka photosensitizer akan tereksitasi pada keadaan singlet. Keadaan ini tidak berlangsung lama, photosensitizer akan berubah ke keadaan triplet. Photosensitizer pada keadaan triplet ini akan bereaksi dengan oksigen yang tentunya ada dalam jaringan tubuh manusia, termasuk dalam jaringan kanker. Oksigen dalam keadaan dasar akan tereksitasi menjadi singlet oksigen yang bersifat sangat reaktif yang selanjutnya akan menghancurkan sel-sel kanker. Pada akhirnya, photosensitizer yang telah menunaikan tugasnya tersebut akan kembali ke keadaan normal.

Penutup
Penelitian tentang klorofil kedepannya diperkirakan masih akan berlangsung terutama untuk aplikasi lebih lanjut di bidang kesehatan. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa klorofil merupakan senyawa bahan alam yang melimpah dan tidak bersifat racun sebagaimana obat-obat kimiawi yang telah umum digunakan. Selain itu pemanfaatan klorofil dari bakteri fotosintetis (bakterioklorofil) untuk aplikasi sebagai obat kanker sebagaimana telah diteliti oleh Leenawaty Limantara masih menemui hambatan. Dimana dalam penelitian bakterioklorofil terdapat tiga tahapan elektronik yang penting yaitu tahapan dasar, radikal kation, dan tahapan tereksistasi. Selama ini penelitian di dunia mentok pada tahapan tereksistasi karena pada tahap ini, masa hidup molekul sangat singkat yaitu pada tataran pikodetik (10-9 detik) sehingga sangat sulit mengukur molekulnya yang sangat labil meskipun gambarnya dapat diperoleh.

Sisi positif yang dapat kita peroleh dari pemanfaatan klorofil adalah arti penting kembali ke alam (back to nature) yaitu dengan kembali mengkonsumsi makanan alami yang dihasilkan oleh alam. Ternyata alam telah menyediakan obat yang mujarab bagi kita untuk kelangsungan hidup. Mungkin suatu pertanyaan menarik pernah dilontarkan oleh dosen saya yaitu kenapa obat-obatan sintetis sering menimbulkan efek samping dibandingkan obat-obatan alami? Jawabnya karena dalam obat sintetis kita hanya mengisolasi senyawa bioaktif (senyawa toksik) saja yang efektif sebagai antipenyakit dari tanaman tanpa mengambil senyawa antitoksiknya (penetral) sedangkan obat alami telah menyediakan sekaligus dua yaitu senyawa toksik dan antitoksiknya.

Sumber: mychemistryonline.blogspot.com


Sepeniti Jarum  

Diposting oleh Samsurijal di beranda


Mataku sudah redup
Menghalau setiap peluh
Yang tak bisa lagi angkuh


Aku ingin peniti
Agar kubisa menjahit
Melipat hidupku dengan rapih

Saatnya Politik Indonesia Hijau 2008 - 2012  

Diposting oleh Samsurijal di beranda

Berita Bali Road Map [Desember 2007] baru saja menyentak kepedulian warga akan tingkat krisis lingkungan hidup terhadap fakta adanya perubahan iklim akibat evolusi pemanasan dunia. Sekarang terberitakan sinyalemen bahwa “puncak minyak bumi telah dicapai dan tahun 2025 kita kembali ke zaman batu” [IpTek, Kompas, 19 Maret 2008], demikian pula informasi bahwa “berdasarkan data satelit terbaru yang dikutip dari artikel bulan Desember 2007, peneliti iklim Dr HJ Zwally dari Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memprediksi bahwa hampir semua es akan lenyap dari Kutub Utara pada akhir musim panas 2012 [www.suprememastertv.com]. Informasi ini menambahkan bahwa es yang mencair terlalu cepat dan iklim yang berubah terlalu cepat, es di Kutub Utara memantulkan 80% dari panas matahari dan menstabilkan suhu dingin di lautan.

Es Kutub Utara tercatat pada September 2007 adalah 23% dibawah rekor terendah (dari data satelit NASA) dan 50% dibawah level tahun 1950 (dari data kapal). Rekor lain adalah bahwa penyusutan permukaan es Greenland saat ini 400% lebih besar dari 15 tahun yang lalu. Suhu permukaan di Kutub Utara memecahkan rekor tertinggi sejak 77 tahun yang lalu. Namun ada harapan, menurut Dr James Hansen, peneliti iklim terkemuka di NASA “Kita telah melampaui titik ujung, tapi kita belum sampai pada titik tanpa harapan. Kita masih bisa berbalik, tapi kita harus mengambil arah yang cepat”.

Perserikatan Bangsa Bangsa melaporkan bahwa di tahun 2007 sembilan dari sepuluh bencana alam terburuk adalah akibat gangguan iklim. Pada tahun 2000 terjadi Pemindahan 20 ribu penduduk dari daerah terendah Duke di Kepulauan York, Papua Nugini. Karena penangkapan ikan yang berlebihan sehingga kehilangan puluhan juta ikan sarden yang penting, maka air di pantai barat daya Afrika dipenuhi oleh gas beracun dari dasar samudera yang menggelembung keatas dan telah membunuh kehidupan laut yang melampaui area yang sama dengan luas daerah New Jersey di AS serta memperburuk efek rumah kaca. Ahli laut Australia, Dr Steve Rintoul memperkirakan bahwa rasio es yang mencair dengan cepat berarti akan membuat 100 juta orang yang hidup 1 meter dekat permukaan laut harus pindah ke suatu tempat lain untuk menghindari kenaikan permukaan laut.

Untuk menyelamatkan kehidupan dan planet kita, peneliti Universitas Geofisika Chicago, Prof Gidon Eshel dan Pamela Martin menyimpulkan bahwa dengan menjadi vegetarian selama satu tahun dapat menghemat 1,5 ton gas emisi relatif terhadap standar diet orang Amerika, 50% lebih banyak daripada beralih dari mobil SUV ke mobil Hibrida. Rajendra Pachauri, Ketua Panel Antar Pemerintah PBB untuk Perubahan Iklim, berseru jangan makan daging, kendarai sepeda dan menjadi konsumen yang hemat, itulah cara anda membantu mengerem pemanasan global. Perserikatan Penghematan Energi Inggris mengadopsi metoda konservasi untuk mengurangi 1/3 dari perkiraan 6 ton emisi gas rumah kaca dari rata-rata rumah. Dan karena jika semua es mencair, jika semua kutub mencair maka lautan akan menjadi panas, lalu gas akan dilepaskan dari lautan dan kita semua akan teracuni oleh gas dari lautan. Gasnya sangat banyak, cukup untuk membunuh kita semua. Karena es memantulkan matahari, jadi ia memantulkan balik ke luar angkasa, tetapi karena es yang mencair terlalu cepat pada saat ini, maka pemantulannya tidak cukup dan mengakibatkan lautan menjadi panas, sehingga ia akan mencairkan es. Karena es mencair, maka lautan menjadi semakin panas. Jika ini terus berlanjut, jika mereka tidak memperbaikinya, maka dalam 4 atau 5 tahun, selesai. Tidak ada lagi. Ini benar-benar darurat.

Rekomendasi Politik Hijau adalah (1) Cara Hidup Alternatif seperti ubahlah cara hidup anda, ubahlah hati anda, ubahlah pola makan anda, tiada lagi pembunuhan, jadilah sehat dan pengasih, untuk mengurangi ancaman nyata wabah flu burung di dunia, untuk menghindari penyakit sapi gila (BSE), penyakit babi (PMWS), serta demi menghentikan pembunuhan mengerikan yang terus terjadi setiap hari terhadap miliaran hewan. Maka sangatlah bijaksana jika beralih ke pola makan vegetarian untuk selamanya, itulah kesehatan, ekonomi, ekologi, welas kasih, kedamaian dan kemuliaan. (2) Sampaikan pesan kepada para pemimpin dunia supaya menggunakan kekuasaan mereka yang besar untuk mengubah pola makan planet ini dan segera mengadopsi teknologi baru serta energi yang dapat terbarukan. Selain itu juga membuat diri mereka sendiri menjadi contoh dengan menjadi vegetarian. Gunakan kekuasaan besar mereka untuk menata pola makan yang baru bagi planet ini, pola makan vegetarian. (3) Wujudkan kebersamaan untuk persatuan dan kesatuan dalam bentuk Forum Komunikasi Indonesia Hijau antara lain sosialisasi tatanilai kearifan lokal nusantara “Mamayu Hayuning Bawono” (memakmurkan bumi, artinya mengelola, menjaga dan melestarikan alam semesta untuk kepentingan kesejahteraan seluruh penghuni alam semesta termasuk manusia) dan gerakan sadar pola hidup nabati guna menghindari pemborosan sumber daya alam, air bersih, perusakan hutan secara masal, penyebab polusi serta memperkecil kemungkinan munculnya produk2 kebijakan kontraproduktif seperti PP No. 2/2008 tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berasal dari Penggunaan Kawasan Hutan untuk Kepentingan Pembangunan di Luar Kegiatan Kehutanan, dlsb.

Jakarta, 20 Maret 2008
Pandji R Hadinoto, indogreen45@yahoo.com

Indonesia Hijau  

Diposting oleh Samsurijal di beranda

Indonesia Hijau
Asap - asap menyelimuti dengan menyenangkan
Mata menganga, merah darah
Kota berkabut, kebakaran menjadi penyebab

Indonesia Hijau
Diselimuti oleh selimut coklat
Menutupi karpet hijau pepohonan
Digelar oleh konglomerat bangsat, oknum - oknum keparat

Indonesia Hijau
Namun tak lagi berhias kesejukan
Pohon - pohon mati dibelah
Pohon - pohon mati mengucurkan darah

Indonesia Hijau
Indonesia tak kesepian
Setelah banjir membasahi bumi
Kemarau panjang bersahut - sahut

Indonesia Hijau
Dan kini aku tak mungkin berbicara
Apalagi sampai harus berdusta
Indonesia sekarang hanya bisa menangis


Karya : Galm 1 (nama disamarkan)

Inspirasi adalah misteri?  

Diposting oleh Samsurijal di beranda ,

Inspirasi adalah misteri. Kok bisa? Apa sebabnya?


Sebabnya mungkin karena kadang datang dan pergi. Seperti cinta. Seperti kata Ndy.

Seperti juga inspirasiku saat membaca puisi Ndy t.i.g.a . Lalu sepintas empat bait syair di bawah datang menghampiri lalu kupatrikan di sini hingga orang lain bisa melihatnya, jua..

Puisi yang menyentuh
Menepikan diriku yang angkuh
Karena tintaku bercampur peluh
Semenjak cinta mulai keruh


Misteri adalah sesuatu yang kita tidak tahu asalnya, sebabnya, dan mengapa harus jadi misteri. Ketika semua itu sudah bisa kita mengerti maka tak ada lagi mister di dalamnya. Misteri adalah ketidakmampuan mengetahui sesuatu. Seperti itukah?

Dua bait syair untukmu...  

Diposting oleh Samsurijal di beranda


Andai ada yang menaruh hati, akan tercipta sebuah puisi.

Karena cinta yang dulu telah pergi, hati sepi mencari.


Untukmu yang telah mempertanyakan inspirasiku, cinta memang inspirasi yang luar biasa bukan.


Assalamu'alaikum  

Diposting oleh Samsurijal di beranda

Testimonial and graphics for friendster
Copy kode di bawah ini:

Di dalam Amplop Jingga  

Diposting oleh Samsurijal di beranda

Tolong beri aku pena
Untuk menghentikan sesakku
Kuingin mencongkel kata yang menyumbatnya
Yang sudah lama menggunung
Di jalan – jalan nafasku

Beri juga aku kertas
Kata itu kuingin tumpuk di atasnya
Lala kukirimkan padamu
Setelah kubungkus amplop jingga