Disuatu pagi yang dalam
aku menggali sebuah kerinduan
mencari jejak mimpi yang terhapuskan malam.
Di bawah sinar pagi
membentang selimut asa
terhampar melewati pematang hati.
Di kedalaman pagi tersirat makna
jejak-jejak malam, memahami hati.
Di suatu pagi aku ada
menemani senyummu mentari
dari peraduan malam.
Engkau sebuah kerinduan yang ku tulis melewati kenangan yang masih terekam dalam benakku. Kenangan itu akan abadi lewat goresan penaku dan akan ku simpan dalam memori indahku bersamamu. Adakah Tuhan memberikan hari esok? Agar aku bisa kembali melihat raut senyummu dalam pandangan nyata.... Jika itu ada...sesungguhnya itu sebuah rahmat dari Sang Pencipta , yang menciptakan cinta dan sepasang kekasih... Amin!!!
Ketika puisi bertahta
Pada kesepian jiwa
Aku menjadikannya bunga
Menemaniku dalam gulita
Helai demi helai
Kupatrikan puisi
Menjadi sebuah mimpi
Melewati kenangan hati
Kdi, 17 Maret 2008
Pada kesepian jiwa
Aku menjadikannya bunga
Menemaniku dalam gulita
Helai demi helai
Kupatrikan puisi
Menjadi sebuah mimpi
Melewati kenangan hati
Kdi, 17 Maret 2008







