Aku kehabisan bait-bait puisi yg kuingin rangkai menjadi rakit-rakit kecil menelusuri sungai-sungai kehidupan
Kasih, pinjamkan bait-bait puisimu, agar rakit ini kokoh tak terkoyak derasnya arus.
Saat kau tancapkan
Mimpi di hadapanku
Semuanya seperti nyata
Di matamu ada
Saat kau nyanyikan
Mimpi di telingaku
Semuanya senyap
Tinggal suaramu membawa cerita
Saat hati mulai merindu
Aku,
Mendengar tawamu
Saat jiwa mulai hanyut
Dalam cinta,
Semuanya seperti milik kita
Walau Dia tak ada di sisi..
Salam rindu untukmu
jiwa yang menjembatani hatiku..
-Puisi-puisiku yang terbang tanpa sayap-






